Sering kali gaya hidup mempengaruhi kehidupan para anak muda atau remaja saat ini. Banyak mungkin yang berpikir bahwa style dan mengikuti zaman itu penting. Salah satunya vaping. Dimana vape ini merupakan sejenis rokok elektrik pengganti rokok tembakau. Pada saat dikabarkan harga rokok tembakau akan meningkat dan banyak orang mulai mengetahui bahaya merokok tembakau, dikeluarkanlah sebuah terobosan baru dengan rokok elektrik atau vape. Merokok memang merupakan kebiasaan yang kurang baik bagi kesehatan. Pada saat rokok elektrik/vape berkembang di masyarakat, rokok elektrik dapat digunakan sebagai langkah awal untuk berhenti merokok tembakau. Sampai saat ini penggunaan rokok elektrik/vape masih menjadi pro dan kontra di kalangan peneliti dan para pakar.
Kunjungi Juga:
Naahhh..... tapi pada saat ditanyakan kepada beberapa remaja yang menggunakan rokok elektrik/vape, banyak yang berpendapat kalau ngevape sangat enak dan dapat mengurangi kecanduan mereka terhadap rokok tembakau. Jadi ingat sama salah satu remaja yang berkata “ngevape itu keren, biar nggak kalah saing sama temen-temen yang lain”. Kalau sudah seperti itu mau bilang apa????? Dari pendapat para remaja ini bisa dikatakan ngevape itu hal yang keren dan mengikuti trend cara merokok yang baru. Mereka merasa lebih bebas untuk merokok diberbagai area, sehingga sekarang ini sangat mudah menemukan orang merokok elektrik/vape. Saat ini sangat banyak sekali para pemuda yang memperlihatkan atau mengunggah foto mereka di sosial media pada saat ngevape dengan bertebaran asap vape di depan wajah mereka. Bahkan ada beberap wanita juga mengikuti trend ini. Mereka seperti bangga dan sangat puas dengan cara merokok mereka. Tapi kalian tahu nggak sih bahaya ngevape???
Potensial Bahaya
Potensial bahaya dari vaping dapat timbul pada proses pemanasan, pada waktu coil memanaskan cairan vape untuk membentuk uap, beberapa zat berbahaya dapat terbentuk. Zat-zat ini dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan dari pembuluh darah. Zat berbahaya yang terbentuk jauh dibawah dari yang ditimbulkan oleh rokok, namun tetap berbahaya.
Zat-zat berbahaya yang dapat ditimbulkan dari proses pemanasan coil adalah:
- Formaldehyde dan acetaldehyde yang mungkin menyebabkan kanker
- Acrolein yang akan timbul bila glycerin dipanaskan. Acrolein dapat merusak paru-paru.
Ketiga zat ini timbul sejalan dengan kenaikan temperatur, sayangnya untuk mendapatkan kadar nikotin yang tinggi dibutuhkan temperatur yang juga tinggi. Bagi individu yang menginginkan kadar nikotin yang tinggi akan meningkatkan temperatur coil sehingga zat-zat berbahaya ini semakin banyak terbentuk.
‘Popcorn Lung’
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah zat diacetyl yang biasa digunakan untuk memberi rasa “buttery” pada popcorn. Zat ini dihubungkan dengan penyakit paru kronis yang disebut bronchiolitis obliterans. Penyakit bronchiolitis obliterans atau yang dikenal dengan nama “ popcorn lung ” ini timbul pada pegawai yang menghirup uap dari perasa untuk popcorn.
Pada umumnya diacetyl aman untuk dikonsumsi, tetapi dalam penggunaanya sebagai uap yang kemudian dihisap kedalam paru-paru masih merupakan tanda tanya besar. Para peneliti memasukan diacetyl kedalam daftar zat yang harus dimonitor dalam cairan vape. Kadar diacetyldalam vape sendiri sangat jauh dibawah kadarnya dalam rokok.
Sumber : I Made Sutrisna, mediamedis.com


0 comments:
Post a Comment